Review Film – Despicable Me

Film ini dirilis bulan Juli tahun lalu, sebenarnya juga udah punya lama tapi karena sibuk gak sempet-sempet mau nonton. Akhirnya, karena udah libur bisa nonton deh, walaupun nontonya hampir tengah malam gitu, tapi asyik juga sih dengan sedikit ngantuk tentunya.

Film ini menceritakan tentang seorang penjahat bernama Gru yang merasa iri dengan penjahat lain yang bisa menandingi kejahatannya. Dia iri sama penjahat yang berhasil mencuri Piramida di Mesir, Vector, yang ternyata adalah anak dari Mr. Perkins, orang yang sering minjemin Gru uang untuk modal kejahatannya. Karena itu, Gru merencanakan sebuah kejahatan terbesar yang pernah ada, dia berencana untuk mencuri bulan dengan sebuah alat yaitu sinar pengecil yang tentu saja dia curi juga. Namun, Mr. Perkins tidak mau memberinya uang sebelum Gru mendapatkan sinar pengecil tersebut.

Gru akhirnya mendapatkan sinar pengecil itu, tetapi dicuri oleh Vector. Gru melakukan segala cara untuk mendapatkannya kembali, namun selalu gagal. Hingga akhirnya dia menemukan cara dengan memanfaatkan tiga gadis yatim piatu dari panti asuhan yang diadopsinya. Setelah mendapatkan kembali sinar pengecil, Mr. Perkins ternyata tetap tidak mau memberinya uang dan itu membuat Gru putus asa. Hingga kemudian tiga gadis tersebut memberikan tabungan hasil menjual kukis mereka pada Gru. Para Minions dan Dr. Nefario juga membantu mengumpulkan uang mereka untuk modal membuat roket yang akan digunakan untuk mencuri bulan.

Awalnya Gru merasa bahwa ketiga gadis itu adalah pengganggu, sampai akhirnya Gru merasa bahwa kehadiran mereka memberi warna dalam kehidupannya dan mulai menyayangi mereka. Ia berjanji akan menonton pertunjukan tari mereka, namun ia baru sadar bahwa hari pertunjukan itu bersamaan dengan rencananya untuk mencuri bulan. Dr. Nefario menganggap Gru mulai menyayangi mereka bertiga dan hal ini akan menghambat rencana mereka jika Gru berniat menepati janjinya pada Margo, Edith, dan Agnes. Akhirnya, Dr. Nefario mengembalikan mereka bertiga ke panti asuhan.

Pada akhirnya Gru berhasil mendapatkan bulan, dan bertekad untuk bisa menepati janjinya. Namun ia terlambat, dan ketiga gadis itu diculik oleh Vector yang memintanya membayar dengan bulan yang ia dapatkan. Karena ia menyayangi ketiganya, bulan yang susah payah ia dapatkan itu akhirnya diberikan pada Vector tanpa menyadari bahwa semakin besar benda yang diperkecil dengan sinar pengecil, semakin cepat ia kembali ke bentuk semula.

Gru pun mendapatkan kembali ketiga gadis kecil itu, dan bulan kembali ke ukurannya semula dengan Vector yang juga terdampar di luar angkasa. Gru akhirnya menyadari bahwa ketiga gadis itu telah merubah hidupnya, dan Gru pun berusaha untuk menjadi ayah yang baik bagi ketiganya.

Film ini cocok ditonton sebagai film keluarga karena sarat akan makna dan nilai moral sebagai pembelajaran bagi anak-anak. Animasi dan ceritanya yang dikemas dengan baik menambah nilai plus bagi film ini. Pelajaran yang bisa kita petik dari film tersebut adalah bahwa keserakahan kita akan hal-hal yang bersifat duniawi tidak akan membawa kebahagiaan dalam hidup kita. Dan, sejahat apapun kita pasti ada sisi baik dalam diri kita yang selama ini hanya kita sembunyikan. Oleh karena itu, yang perlu kita lakukan adalah menonjolkan sisi baik dari kita dan berusaha membuang sisi buruknya sehingga kita akan dikenang baik oleh orang-orang di sekitar kita.

One thought on “Review Film – Despicable Me

  1. Inget film ini, inget Agnes yang lucu itu, apalagi pas mau tidur, tak lupa sambil bernyanyi

    Agnes: “Unicorns, I love them. Unicorns, I love them. Uni uni unicorns, I love them. Uni unicorns, I could pet one if they were really real. And they are! So I bought one so I could pet it. Now it loves me, now I love it. La lala la la… “

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s